Viral Mitsubishi Xpander di Tanjakan Sitinjau, Pahami 4 Faktor Ini - OTOASIA
Connect with us

Mobil

Viral Mitsubishi Xpander di Tanjakan Sitinjau, Pahami 4 Faktor Ini

Zaru

Published

on

Ilustrasi Mitsubishi Xpander Cross melewati jalan menanjak (Otoasia.id/Zaru)

Tanjakan Sitinjau Lauik adalah satu ruas yang fenonemal di Indonesia. Banyak video viral kendaraan yang gagal menanjak di sana.

Dengan kemiringan yang curam, hal tersebut membuatnya menjadi ruas yang unik. Namun jika dikatakan tidak bisa dilalui, ruas tersebut sudah menjadi akses yang lazim.

Viral yang belakangan muncul kemudian adalah sebuah Xpander hitam yang seperti terseok-seok saat menanjak di ruas yang berada di kecamatan Kabupaten Kerinci, Jambi tersebut.

Faktor penyebab

Apa yang salah di sini? Chief Instructor of Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, kemudian memberikan penjelasan.

“Penyebab masalah atau apa saja ada empat faktor. Pengemudi, kendaraan, lingkungan, dan cuaca,” ujarnya.

Advertisement

Jusri bersama JDDC berpengalaman salah satunya menelaah mengapa sesuatu bisa terjadi. Dalam kasus Xpander di Sitinjau Lauik, ia coba menelaah dari informasi yang ada pada sebuah video yang viral.

“Kalau bicara empat faktor ini ideal, maka bicara konteks di Sitinjau, apakah orangnya bagus punya pengalaman, kendaraan bagus normal, ban bagus, lingkungan sudah kita lihat, cuaca terlihat di video,” kata dia.

Jika kendaraan tersebut ideal, maka Xpander seharusnya akan mudah melewatinya.

“Ini jika semua faktor terlihat. Kan manusianya tidak terlihat, apakah sudah bisa, mahir, atau baru belajar. Lalu kondisi mobil kita tidak tahu apakah misalnya kampas sudah hangus,” urainya.

Jika bicara lingkungan, ia melanjutkan, semua sudah tahu bahwa area tersebut miring sekian derajat, dan cuaca saat itu agak licin basah.

Kemampuan pengemudi

“Soal kemampuan mengemudi subyektif sekali. Saya misalnya sudah biasa lewat di situ karena ada customer kami di atas sana. Lalu kendaraan Ayla atau cc kecil itu lewat di situ, jadi enggak ada masalah kalau kita ke kota di atas sana,” ujarnya.

Advertisement

Apakah kemudian Xpander yang berpenggerak roda depan menjadi salah satu faktor yang membuatnya kesulitan menanjak?

“Tidak ada permasalahannya kalau ditanya mana yang lebih menguntungkan penggerak roda depan atau belakang kalau menyikapi situasi tanjakan. Tidak signifikan perbedaannya, sama saja,” ujarnya.

Dengan minimnya informasi yang hanya berdasarkan video, maka penyebabnya memang tidak serta merta bisa ditentukan.

Namun setidaknya kita bisa memahami empat faktor penting dalam sebuah kejadian sebelum menentukan kesimpulan.