Sembrono Terjang Banjir, Haruskah Oli Motor Diganti? - OTOASIA
Connect with us

Tips & Trik

Sembrono Terjang Banjir, Haruskah Oli Motor Diganti?

Eko Nugroho

Published

on

Wahana bantu motor yang rusak karena banjir (Wahana Honda)
Wahana bantu motor yang rusak karena banjir (Wahana Honda)

Otoasia.id – Beberapa wilayah di Indonesia mengalami curah hujan yang cukup lebat. Selain itu, beberapa lokasi juga sempat terendam banjir.

Dalam kondisi seperti ini motor memang membutuhkan perhatian khusus. Terutama untuk bagian yang dipakai sebagai peranti gerak, misalkan rantai.

Yang paling menjadi masalah adalah ketika banjir melanda dan terjebak di sana. Motor pun terpaksa harus tergenang mengikuti ketinggian air.

Pertanyaan berikutnya, haruskah kemudian motor langsung ganti oli karena air kemungkinan terisap ke dalam ruang mesin?

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer motor Honda area Jakarta-Tangerang yang juga bagian dari Wahana Artha Group (WAG) menjelaskan, langkah penggantian oli tersebut baik dilakukan bila memang banjir yang dilibas cukup tinggi, dikutip dari laman resmi mereka, Jumat (16/12/2022).

Pengecekan oli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak ada air yang sampai ke ruang mesin dan berpotensi merusak mekanisme di dalamnya.

Advertisement

Jika ketinggian air berkisar 30cm, bisa jadi ada butiran-butiran air yang tersedot ke dalam mesin.

Upaya awal yang semestinya segera dilakukan antara lain memeriksa warna oli. Kalau keruh dan kasar, tandanya terdapat kontaminasi air.

Akan makin berbahaya lagi bila oli masuk ke ruang bakar. Risikonya piston bisa rusak atau malah blok mesin pecah.

Sifat air merusak komponen berbahan logam, seperti palu memukul piston dan ring piston ketika proses kompresi mesin.

Air yang terkompresi akan seperti besi. Bayangkan bila piston beradu dengan besi. Karena itu jika ada indikasi oli tercampur air, lebih baik segera ganti baru.

Advertisement