Niat Tayamum: Tata Cara, Syarat dan Doa yang Sah - OTOASIA
Connect with us

Edukasi

Niat Tayamum: Tata Cara, Syarat dan Doa yang Sah

Avatar

Published

on

niat tayamum

Niat tayamum dimulai dari hati, diucapkan secara lisan dan dilakukan dengan perbuatan berupa wudhu tayamum. Salah satu syarat sah agar ibadah umat Islam diterima adalah bersuci atau menyucikan diri. Baik itu suci lahir maupun batin. Tata caranya pun beragam.

Contohnya, dalam melakukan ibadah salat wajib lima waktu maupun sunah, umat Islam diharuskan untuk melakukan wudu terlebih dahulu.

Tapi ada kalanya terdapat beberapa kondisi yang membuat umat Islam tidak dapat melakukan wudu sebelum menjalan ibadah salat, seperti di saat sakit, berpergian jauh atau kesulitan air.

Pada saat seperti ini, Allah memberikan kemudahan bagi umat Islam yang akan melaksanakan salat, namun tidak memungkinkan berwudu. Umat Islam dapat mengganti wudu dengan tayamum.
Tayamum adalah kegiatan bersuci dari hadas kecil maupun besar tanpa menggunakan air yaitu menggunakan debu, pasir atau tanah yang suci.

Karena media yang digunakan untuk tayamum berbeda dengan wudu, Tata cara melakukan tayamum tentu juga berbeda.

Agar tidak salah melakukan tayamum, berikut ini tata cara beserta doa dan niat tayamum, seperti yang dijelaskan dalam Liputan6.

Advertisement

Pengertian Umum Tayamum

Tayamum merupakan kegiatan mengusap wajah lalu tangan menggunakan†debu, pasir, tanah atau permukaan bumi lainnya yang bersih dan suci disertai dengan niat tayamum bersuci dari hadas kecil maupun besar.

Keringan bersuci dengan cara tayamum disebutkan†dalam Al-Qur’an Surat Al-Nisa’ ayat 43, yang memiliki arti:

“Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu.”

Dalam ayat tersebut, disebutkan dua sebab dibolehkannya bersuci menggunakan cara tayamum. Pertama, seseorang mengalami sakit dan kondisi tidak ditemukannya air. Kedua, seseorang sedang melakukan perjalanan jauh.

Umat Islam perlu mengetahui tata cara tayamum yang baik dan benar agar dapat bersuci menggilangkan hadas kecil dan besar ketika tidak bisa bersuci menggunakan air.

Untuk dapat melakukan tayamum yang baik dan benar kita harus paham dan hapal gerakan, doa dan niat tayamum. Sehingga ketika kita melakukan ibadah dapat diterima dan dianggap sah walaupun tidak ada air untuk wudu.

Syarat Melakukan Tayamum

Ada beberapa syarat agar tayamum sah dan dapat dianggap benar, tidak boleh asal-asalan. Sebelum melakukan tata cara tayamum yang benar, pastikan telah mengetahui persyaratannya sebagai berikut.

Advertisement

Sulit menemukan air atau sakit

Syarat yang pertama adalah sulit menemukan air. Hal ini dapat terjadi ketika sedang kemarau atau letak sumber air yang sulit ditemukan ketika berpergian jauh. Orang yang sakit dan tidak kuat menyentuh air juga diperbolehkan untuk melakukan tayamum.

Debu yang kering dan suci

Media yang digunakan dapat berupa debu, pasir maupun tanah. Debu yang digunakan haruslah suci, tidak tercampur dengan sesuatu yang najis seperti kotoran hewan dan lain sebagainya.

Debu yang dipilih adalah sebaiknya yang kering bukan tanah yang basah, tercampur sesuatu seperti tepung, kapur apalagi tinja dan kotoran lainnya.

Debu yang telah digunakan untuk tayamum juga tidak bisa digunakan untuk tayamum untuk berulang kali. Sehingga pastikan menggunakan debu yang lain.

Mengerti tata cara tayamum

Mengerti tata cara tayamum sangatlah penting. Tayamum harus dilakukan dengan benar saling berurutan. Tidak boleh sampai urutan tertukar atau tertinggal. Hal ini agar tayamum kita lakukan sesuai dengan tata cara tayamum yang benar.

Dilakukan pada waktu salat

Tayamum dapat dilakukan ketika waktu masuk salat saja. Tidak bisa asal melakukan tayamum. Tayamum tidak dianjurkan untuk menyucikan diri dari najis. Kecuali ada kondisi yang perlu melakukan tayamum.

Advertisement

Satu kali tayamum untuk satu kali salat fardhu

Tayamum dapat dilakukan tidak hanya sudah masuk waktu salat tetapi juga hanya dapat digunakan untuk melakukan satu kali salat wajib saja. Jika akan salat wajib lagi maka diharuskan melakukan tayamum untuk salat wajib berikutnya lagi.

Paham rukun tayamum

Berbeda dengan wudu yang memiliki enam rukun, Tayamum hanya memiliki empat rukun, yaitu niat tayamum, mengusap wajah, mengusap kedua tangan, dan tertib sesuai urutan.

Tata Cara Tayamum yang Benar

1. Sediakan debu, pasir atau tanah yang kering dan bersih. Apabila Anda dalam perjalan, debu pada jendela atau permukaan kendaraan juga dapat digunakan untuk tayamum asalkan kering dan suci.

2. Bagi Anda yang sedang sakit di kamar atau rumah sakit dan tidak dapat mencari debu atau tanah. Anda dapat menggunakan dinding atau kaca berdebu yang suci dan bebas kotoran.

3. Posisikan tubuh Anda menghadap kiblat. Mulailah dengan membaca basmalah dan letakkan kedua telapak tangan pada debu yang telah Anda siapkan dengan posisi jari-jari tangan dirapatkan.

4. Usapkan kedua telapak tangan yang telah berdebu pada wajah Anda berbarengan dengan niat tayamum dalam hati.

Advertisement

Bacaan niat tayamum dapat menggunakan sebagai berikut:

“Nawaitut Tayammuma Lisstibaahatish Shalaati Fardlol Lillaahi Taaalaa.”

Niat tayamum ini memiliki arti: Saya niat tayamum untuk melaksanakan salat fardlu karena Allah taala.

5. Tidak seperti pada wudu. Tayamum tidak mensyaratkan mengusap pada bagian dibawah bulu atau rambut pada wajah, yang utama meratakan debu pada seluruh wajah.

6. Posisikan lagi telapak tangan dengan jari-jari direnggangkan, jika Anda memakai cincin sebaiknya lepaskan dulu. Pastikan debu yang digunakan berbeda dengan debu yang digunakan untuk mengusap wajah.

7. Kali ini usapkan telapak tangan kiri dimulai dari punggung telapak tangan kanan lalu ke atas menuju lengan luar hingga sampai siku kemudian putar sehingga posisi tangan sekarang berada di lengan bagian dalam lalu usapkan tangan ke bawah menuju telapak tangan.

Advertisement

8. Setelah itu usapkan bagian jempol kiri ke bagian punggung jempol kanan. Untuk tangan yang kiri gunakan cara yang sama.

9. Saling pertemukan kedua telapak tangan serta usapkan pada sela-sela jari Anda

Doa Tata Cara Tayamum yang Benar

Seperti ketika selesai berwudu, ketika selesai tayamum membaca doa yang sama, yaitu:

“Asyhadu Allaa Ilaaha Illalloohu Wandahuu Laa. Syariika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan ‘Abduhuuwa Rosuuluhuu, Alloohummaj’alnii Minat Tawwaabiina Waj’alnii Minal Mutathohhiriin.”

Artinya: Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci (saleh).

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *