Indikator Injeksi Motor Bekas Tidak Normal, Awas Masalah Baru Menanti - OTOASIA
Connect with us

Tips & Trik

Indikator Injeksi Motor Bekas Tidak Normal, Awas Masalah Baru Menanti

Eko Nugroho

Published

on

Ilustrasi naik motor Honda ADV160 (AHM)
Ilustrasi naik motor Honda ADV160 (AHM)

Motor bekas itu memang tidak sempurna. Pernyataan itu benar, tapi tidak juga berarti motor bekas selalu memiliki bagian yang rusak.

Memilih motor bekas sangat tricky, bila calon pembeli tidak mengenali karakter motor apalagi sama sekali tak memahami produk yang ingin dibeli. Yang disebut motor bekas tentunya sudah dipakai dalam kurun waktu tertentu sehingga memotong masa pakainya.

Artinya, ada beberapa komponen biasanya telah aus dan butuh diservis atau diganti. Kecuali, bila kilometer pemakaiannya masih sangat pendek. Ini yang disebut beli bekas rasa baru!

Merujuk pada penjelasan PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang yang juga merupakan bagian dari Wahana Artha Group (WAG), membeli motor bekas wajib mempertimbangkan banyak hal. Bahkan bila perlu dicek langsung ke dealer resmi terdekat untuk menghasilkan pemeriksaan menyeluruh.

Berikut beberapa anjuran pemeriksaan sebelum membeli motor bekas, dikutip Jumat (16/12/2022).

1. Jarak Tempuh

Jarak tempuh bisa menjadi indikator, usia dan beban motor sudah sejauh mana digunakan selama ini.

Advertisement

Pembeli perlu jeli dan waspada. Terkadang jarak kilometer yang tertera memang sesuai kenyataan, ada pula yang sudah direset. Kalau tampilan asli, akan sesuai dengan kondisi mesin.

2. Cek Kondisi Mesin Ketika Nyala

Biasanya, kondisi mesin motor bekas cukup baik atau tidak, bisa dicek ketika motor dalam posisi menyala (langsam). Nah di sini bakal ketahuan adanya suara-suara yang aneh, atau mungkin ada bau-bauan tidak wajar.

3.Busi

Salah satu penyebab kuat-lemahnya tarikan motor bisa dilihat dari kondisi busi. Cek businya, apakah masih layak pakai atau tidak.

Tidak selalu motor bekas tahun tua yang jelek adalah businya. Tapi kalau terlihat bagian kepalanya menghitam, biasanya sudah waktunya diganti. Atau bila kondisi masih bagus namun ada bercak pada kepala busi, bisa jadi ada masalah pada mesin motor.

4. Transmisi

Khusus untuk tipe motor bebek, masalah yang sering muncul umumnya pada sistem transmisi. Tes motor terlebih dahulu sebelum membeli. Masukkan dan kurangi transmisi, lalu rasakan misalkan apakah kopling masih terasa halus atau ada hentakan yang tidak sewajarnya.

5. Teliti Bagian Kaburator

Cek motor bekas pada bagian penyuplai bahan bakar Pastikan kondisi karburator atau injeksinya bagus.

Advertisement

Kalau indikator injeksi menyala, harus segera dicek ulang dan perlu dibawa ke bengkel.

Soalnya, bisa jadi ada masalah lain yang mungkin tidak bisa dideteksi secara langsung, misalnya kerusakan pada pulser, TPS, ECU, saringan, fuel injector atau check engine.

Oleh karena itu, disarankan untuk tidak terburu-buru dan pastikan semua dalam kondisi baik sebelum meminang motor yang benar-benar diidamkan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *