3 Bagian ini Wajib Dicek Sebelum Sepeda Motor Digunakan - OTOASIA
Connect with us

Tips & Trik

3 Bagian ini Wajib Dicek Sebelum Sepeda Motor Digunakan

Zaru

Published

on

Ilustrasi kampas rem baru (Astra Motor)

Pemilik sepeda motor perlu mengecek kendaraannya sebelum digunakan beraktivitas, terlebih untuk perjalanan jauh.

Sedikitnya ada 3 pengecekan utama pada motor, yaitu pada bagian roda, rem, dan lampu serta klakson agar berkendara tetap aman dan nyaman.

Roda penting dicek karena bagian inilah yang menghubungkan kendaraan dengan permukaan jalan. Begitu juga rem karena merupakan satu-satunya perangkat di sepeda motor yang mampu menurunkan kecepatan kendaraan sampai ke titik nol (0) atau motor berhenti.

Sedangkan bagian lampu dan klakson berfungsi sebagai komunikasi kita dengan pengendara lain seperti membuat cahaya penerangan atau isyarat saat berkendara.

Menurut Alfian Dian Pradana, Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, ada dua tipe rem yang umumnya terpasang disepeda motor, yakni rem cakram dan rem tromol. Rem cakram bekerja dengan cara menjepit cakram menggunakan kampas rem yang digerakan oleh pistons.

Advertisement

Sementara rem tromol digerakan secara mekanikal untuk menekan permukaan tromol bagian dalam, sehingga membuat tromol sulit berputar dan akan memperlambat laju kendaraan.

Pengecekan secara cepat dan praktis kampas rem tromol bisa memanfaatkan indikator penunjuk berupa lempengan mirip anak panah di as rem dan terdapat di dinding tromol.

“Jika penunjuk sudah sejajar dengan tanda garis batas keausan yang maka kampas atau brake lining/pad harus segera diganti. Berbeda dengan mengecek kondisi kampas rem cakram karena perlu dilakukan pembongkaran,” jelasnya.

Tanda-tanda kampas rem diganti

Namun terdapat tanda-tanda awal yang bisa dijadikan kecurigaan jika kampas rem cakram sudah saatnya diperiksa atau diganti. Tandanya, ketinggian permukaan minyak rem di master rem berada dibawah garis lower atau berkurangnya minyak rem yang biasanya dipengaruhi oleh ketebalan kampas rem yang menipis. Tapi sebelumnya harus dipastikan tidak ada kebocoran atau rembes minyak rem pada jalur sistem pengereman.

Beberapa hal yang perlu diperiksa saat pembongkaran kampas rem adalah kebersihan, rata permukaan, dan ketebalan permukaan tromol atau piringan cakram yang bersentuhan dengan kampas.

Tromol bagian dalam diukur diameternya menggunakan jangka sorong. Untuk tromol motor matic tidak lebih besar dari 131mm, cup atau bebek tidak lebih besar dari 111mm, dan untuk ketebalan rem cakram tidak kurang dari 3,5mm.

Advertisement

Jarak main bebas

Selanjutnya adalah memastikan tersedia jarak bebas (freeplay) tuas rem atau pedal rem kurang lebih 20-30 mm dan jarak ini diukur saat tuas atau pedal belum tersentuh hingga mulai terasa bekerja.

“Sangat penting untuk mengecek kendaraan kita dalam kondisi siap dikendarai, salah satunya dengan mengecek bagian rem yang memiliki tugas utama yaitu menurunkan laju kecepatan kendaraan hingga berhenti. Rem juga bermanfaat untuk membantu menjaga keseimbangan selama berkendara,” tutup Alfian.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.